Yayasan Generasi Ilmu

Menebar Kebaikan Meraih Berkah

Menu

Menolong Saudara Muadzin Yang Tidak Mampu

March 2, 2016 | Bantuan Sosial, Program Sosial

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ، وَ مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَ اْلآخِرَةِ. وَ مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَ اللهُ فِى الدُّنْيَا وَ اْلآخِرَةِ. وَ اللهُ فِى عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فِى عَوْنِ اَخِيْهِ. مسلم

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa meringankan satu kesusahan orang mukmin dari kesusahan-kesusahan-nya di dunia, maka Allah akan meringankan satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan pada hari qiyamat. Barangsiapa memberi kemudahan kepada orang yang dalam kesulitan, Allah akan memberi kemudahan kepadanya di dunia dan di akhirat. Barangsiapa menutup aib orang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat. Dan Allah selalu menolong hamba-Nya selama hamba itu suka menolong saudaranya. [HR. Muslim juz 4, hal. 2074]

Setelah kita mengetahui keutamaan membantu dan meringankan kesulitan orang lain, masih enggankah kita memberikan bantuan dan meringankan kesulitan orang lain? Terlebih lagi bila orang yang kesulitan, telah meminta langsung pertolongan kepada kita, pantaskah kita sebagai orang beriman mengabaikan permintaan pertolongan yang dimohonkan? Padahal kita mempunyai kemampuan dan kesanggupan untuk membantunya.

Apakah kita akan mengabaikan kesempatan berbuat amal kebaikan dan menghilangkan kesempatan menjadi hamba yang dicintai Allah karena keengganan kita membantu saudara semuslim yang sedang kesulitan dan meminta pertolongan dari kita? Apa yang membuat kita menjadi enggan memberikan pertolongan, bukankah semua, segala sesuatu yang kita miliki sebenarnya dari Allah, lalu mengapa saat Allah mengirimkan hamba-Nya yang kesulitan datang pada kita,  kita berpaling dan tidak menghiraukan?

Kita harus ingat, bahwa kita ini berada dalam pengawasan Allah,  jiwa, harta dan segala sesuatu yang kita miliki berada dalam genggaman-Nya. Sebaiknya kita selalu mengusahakan agar dalam hidup, kita tidak mengundang murka dan azab Allah. Bila ada orang datang memohonkan suatu bantuan, mungkin saja Allah SWT sedang menguji kita melalui orang tersebut.

Berangkat dari sana kami dari Yayasan Generasi Ilmu melalui bantuan para donatur Membantu salah satu saudara yang tidak mampu, yang Insya Alloh akan kami rutinkan, baik itu Beasiswa pendidikan maupun santunan pendidikan

melepaskan-kesusahan-seorang-mukmin-300x300

Diantara orang yang telah kami bantu adalah bapak Yanto, kami memberikan sedikit bantuan juga untuk sekolah anak anaknya, beliau bekerja serabutan, yag penghasilannya tidak tetap, alasan lainnya beliau adalah Muadzin di DKM nya, sehingga kami bersemangat muntuk terus membantunya. Jika Para donatur berniat Infaq dan sedekah Dapat dikirimkan ke Bank BRI No Rekening 133701002894530 a.n Yayasan Generasi Ilmu, Konfirmasi Transfer ke 085220275400

yanto

 

 

Related For Menolong Saudara Muadzin Yang Tidak Mampu